Jumat, 09 Juli 2010

Dibalik kata abnormal

Setengah kaget seperempat tak percaya dan seperempat lagi pengen teriak.Huwaaaaaaaaaa..............
Masyaallah,banyak banci bo di Davao.(=.=)
Hampir di ruas jalan kita akan menemukan sesosok "ini". Aku kaget setengah mimpi ketika aku tahu bahwa sesosok itu adalah banci. Aku akui dia memang cantik, menarik hanya saja pakaian yang dikenakan sedikit terbuka *tidak sedikit lagi-memang sudah terbuka-*. Okelah aku hargai jiwa seni kalian. Tapi estetika itu ada aturannya. Ada kaca nggak si di rumah ? Beli dong. Sering-sering ngaca yah ???
Terus ada lagi yang tampangnya kelas atas, cakep, keren dan tak taunya termasuk kaum "ini" juga. Tidakkkkkkkkkkkkkkkkk!!!!
Mesti ekstra hati-hati deh. Tau-tau lihat mereka di mall dengan tas cantik melenggak-lenggok tanpa dosa. Ya Allah, semuanya ituh sudah ada porsinya sendiri-sendiri. Kalau ditakdirin jadi anak laki-laki ya sudah berperilakulah sebagaimana mestinya. Nggak usah ngiri ma kaum hawa yang bole mempercantik dirinya.Iikhlas dan terima segala kondidi. Yang jadi pertanyaan sekarang, Kenapa kalian bisa seperti itu ????
Ini menjadi salah satu bukti bahwa kiamat semakin mendekat....
Yang bikin miris lagi, telingaku pernah denger kalau ada laki-laki dengan dua kepribadian *rakus bgt deh* punya pacar perempuan juga punya pacar laki-laki juga. Pilih salah satu donk ????! Masak siang jadi Eko, malam jadi Eka ????*pengenteriakdilaut*
Sebenarnya kasihan juga melihat mereka dalam keadaan yang tak semestinya. Aku yakin hati mereka menolaknya. Dan ada semacam gugatan yang secara paksa mereka tutupi dengan rekayasa dan kebohongan.Sadarkah mereka dengan apa yang mereka lakukan ?
Aku sangat bersyukur bisa berada dan hidup diantara kedamaian dalam sebuah tatanan aturan Tuhan yang tidak akan menyesatkan. Alhamdulillah.....:))
Penahkah anda melihat pisang goreng Philipines ?
Kalau belum mari mampir ke blog saya dan akan saya tunjukkan bagaimanakah bentuk ari pisanggoreng itu ? Adakah bedanya dengan pisang goreng Indo ? Menurut saya pisang goreng disini lebih besar ukurannya dengan pisang goreng Indo. Tergantung yang buat si. Bedanya, kalau di Indo goreng pisang itu pake tepung gandum. Kalau disini pake tepung beras apa terigu yah ? Maap saya lupa. Nanti saya tanyakan lagi kepada sumbernya. Dan untuk menggorengnya pun memakai minyak kelapa. Saya juga belum bisa membedakan antara mana minyak sawit mana minyak kelapa. Yang penting lidah tidak menolak.
To the point. Bagaimanakah bentuknya ? Mari kita lihat...
Satu...
Dua...
Tiga....


Ini Pisang goreng apa ayam goreng ?*Copas komentarnya Pak Ari*

Tidur pagi=bangun pagi

Whoammmm........
Masih ngantuk nih.*kriyipkriyipkalahmaayamtetangga*.
Bagaimana tidak ?? Tidur ajah pagi hampir jam duaan malem. Itu ajah diusir ma air hujan. Kalau tuh air nggak turun semalem mungkin masih lanjut ngotak-ngatik blog kali yah ???*Hla meh bangun jam rapa??* Air hujan memang memberi barokah. Ehaha, tapi sayang kamu meninabobokkan aku tapi nggak membangunkanku.*sayapikirandacurang*
Seneng banget tadi malem bisa online bareng temen-temen. Makasih buat Luci, Fira, dan Kunto yang sudah bersedia menemani saya dalam inhibernasi*bahasa apa ki ? Kebalikan dari hibernasi. -bahasakarangan-.*

Tanpa disadari tadi malem ada yang curhat loh . Anda tahu siapa ? Si Kunto curhat ke aku. Hemm, liburan hanya dirumah dan tugas sudah akan ditagih. Eyha, resiko anak sekolah. Nggak usah bingung, nikmati saja. Curhat juga apa yang dilakukan selama liburan-tidur, makan,makan,tidur lagi-. Hadeh Kunto ntar lau tambah melar gimana ? Aku ajah masih bingung gimana nurunin BeBe kamu malah tanpa dosa melalukan hal yang yang beresiko. *Opo ta Ran ? Mbok ben* Loh, aku kan perhatian. Wkwk...
Sudah-sudah. Yang lalu biarlah berlalu. Yang sekarang nikmati dulu. Yang besok juga belum tahu.
Btw, aku punya bakat ngebo kali ya ? Masak alarm jam setengah empat, bangun jam setengah tujuh ? Melar rapajam itu ? *Ran, Ran jangan memperlihatkan kebiasaan orang Indo dengan jam karetnya. Malu tahu ?! Apalagi ni di negri orang-Mang di negri orang. Siapa bilang di negri kambing-*
Buka mata, lihat jam di hape, kaget sudah telat, shalat juga kesiangan.*Maafkan hamba ya Allah* Kejadian ini jangan diulang lagi ya nak ? Kamu kan sudah besar. Malu tuh ma ayam tetangga. Pagi buta sudah teriak-teriak. Bangun ! Bangun!*Heh, kukuruyuk kali*-kukuruyuk=ayo melek-
Janganprotesdenganbahasasayakarenaitudilarang.
Aku harus cari cara supaya mata ini nggak merem lagi. Licik ah. Maafkan saya ya mata? Aku mau mimik kopi dulu. Kamu jangan nakal yah ? Awas kalau kamu merem. Ntar malem tak ajak nglembur lagi sampai pagi.Eheheh...:))
Ditemani dengan segelas kopi aku mulai blogging lagi. Apa yang aku tulis ? Hla itu apa yang nangkring diatas ? Monyet ??? Ahahah....temennya monyet. *Dilarang keras menyebut-nyebut sahabat saya. Loh ???-tampangheranraknguati-*
Sudah dulu yah . Sudah diprotes ma matahari suruh mandi ki. Ntar deh kita coret-coret lagi nih blog. Oke ????*Bersambung....*
Mari kita sambung lagi.
Jam 8 lewat sudah meninggalkan HOI menuju SID. Anda tahu, karena saking kayanya kita ke SID naik mercy loh....Hebat bukan*Mercy-kil*. Seperti biasa ngisi absensi yang disambut dengan sapaan "selamat pagi" dari bapak-bapak bagian keamanan.
Berjalan dan terus berjalan. Sekitar 900 detik perjalanan menuju SID. Perjalanan yang sangat melelahkan. Ehehhe....
Sampai di SID sudah disambut dengan -bubur Manado-. Tapi kenapa lidahku sedikit menolak ya ????
Jadi kangen bubur ayam....nyamnyam...
:))

Kamis, 08 Juli 2010

Belajar "Gamelan"

Pagi-pagi sudah terjebak pintu untuk yang kedua kalinya. Pertama terkunci di kamar mandi guru SID, kedua di pintu masuk dapur HOI. Help, help, help, aku berteriak *dalam hati*. Kucurahkan semua tenaga tapi tetap saja tidak mau membuka. Untung ada hape dan aku kirim text*bahasa philipines dari sms* ke Hilmi untuk menolongku. Dan tidak bisa juga. Aba-aba yang dia berikan tak mempan untuk menakhlukkan pintu aneh ini.
Akhirnya kuputuskan untuk mengutus dia lewat pintu belakang.
Ee...yang nongol malah Pak Yos. Ya sudah beliau yang akan jadi pahlawan tanpa undangan *ngarangrakpopokreatifmodeof* dengan satu jurus pintu bisa terbuka. Dan aku pun terkagum-kagum *ngapusi denk. Biasa wae* Aneh. Sama aku nggak mau buka. Sama pak Yos mau. Jangan, jangan ???
Sudahlah, daripada mikir hal yang nggak penting lebih baik belajar gamelan yog.*Gaya ndaa.padahal rak iso blas*
Ini adalah Kulintang *jarene pak Yos*
Tak pikir nih gamelan juga. Ternyata bukan. *malutingkatbawah*

@Davao City, Philipines

Hari 1,2,3 lupa ceritanya
Mending ke hari keempat dulu ajah yah ???
hm.....bangun-bangun setengah enam. padahal alarm jam setengah lima.
ahahahaha......NGEBO dulu.
maklum, capek. Capek ????
iyah, capek makan ma jalan-jalan...ehehehheee
bangun, sholat, trus nyuci pakaian segunung.
ikikikkkkkk...............keringetan kayak orang habis lari maraton
akakkaakaka.....pegel juga. ngerasa bosen, buka pinkaye sayank kemudian online deh...
padahal belum mandi..hmmmm....baunya sedaaaaaaaaapppppppppppppppppppppppp.:))

habis mandi..ada yg ngetuk pintu . Dan Anda tahu siapa ??
e...........ternyata adek satu yang paling ganteng tapi g punya yg namanya KATEPE.
ikikikikkk..dasar !!! anak kecil
sore2. gerimis, jalan kaki ke KJRI bareng. Mau tau mau ngapain???
seliciknya kita, mau numpang online
akakkakakaka
pisss......Makasiih yah pak Hadi atas tempatnya ????
:))

Stories@me@nurani


Hm....mulai darimana yah ??
Sudah menginjak ke ujung minggu ke tiga di Davao City, Philipines.
Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu dan kembali ke Senin lagi.
Jika dirasa-rasa cepet juga. Pengen cepet pulang rumah karena sudah begitu kangen dengan suasana rumah yang tak ada duanya *iyalah, orang rumah aja cuma satu*.
Malam ini entah kenapa aku merasa begitu kangen dengan ibuk, bapak, adek dan teman-temanku. Senin depan sudah mulai masuk sekolah. Sayang nggak bisa lihat tampang-tampang anak baru*baru apa nih?* Kangen sekolah juga sih. sudah beberapa bulan menjadi orang yang tidak normal. *LOh? Loh?* Hla gimana yang lain pelajaran biasa aku malah magang. Ehehheehe.....
Ya konsekuesn
Flask back dulu aja ya? *Nanya sapa kamu?*
Malam itu waktu sudah ditahta menit ke sekian dari 60 menit dalam satu putaran jarum yang tiada henti selama baterai masih memiliki energi dalam tubuh kerasnya. Saat itu juga masa-masa aku ujian untuk semester ke empat. Dan mungkin sebagai penentu apakah lanjut ke tingkat selanjutnya ataukah menunjukkan kesetiaan yang bersandar di tiang kerugian.*Sudah rugi umur(nggak mau tua di sekolah, pengen jadi mahasiswa juga donk), waktu (masak seumur-umur di kelas dua terus ?? Ya ogah dong ! Memang sih kelas dua itu masa-masa yang paling indah. Tapi kan lebih indah kalaun dijalani secara normal bukan abnormal. Wow, ngomong apa sih kamu Ran ? Sstt...diem dulu. Aye mau lanjutin dulu. Jangan disamber aje.) Tadi sampai mana jadi lupa dah. Sek..sek..*Jawamodeon*. Kulo kesupen.
Nyanyi dulu ajah ah,
Kisah kasih di sekolah dengan si KAJE
tiada kisah paling indah
kisah kasih di TEKAJE
tiada kelas paling kocak
selain TEKAJE DUO
ehehehehe*ngarangsitikmodeonrakpopo*
dan juga yang pling penting rugi ongkos...
Sekolah sekarang mahal je. Alhamdulillah aku masih bisa merasakan bangku sekolah walau dengan begitu banyak pengorbanan, tetes darah, keringat, keluhan, tangisan, dan juga kebanggaan. Terimakasih buat semuanya.

Jumat, 25 Juni 2010

@Hidupku di Negeri Orang

3 hari dalam minggu pertama di Davao City adalah mengikuti Workshop Indo-Philip di HOI yang dihadiri oleh wakil-wakil dari sekolah di Indonesia dan Wakil-wakil dari Philipines. Mereka akan saling memperlihatkan profil sebagai magnet untuk menarik satu sama lain agar mendapatkan parner dalam program "Theacher and Student Exchange Program".
@HOI, Team Seamolec bersama Bapak Konjen Lalu Malik P


Di malam pertama kami diajak jalan-jalan oleh Pak Guntur*penjaga HOI* ke People's Park yang tak jauh dari rumah kami sementara -HOI-.

Dan inilah foto JeepNey*kalau di Indo namanya angkot*


Inilah mobil yang ngangkutin kita kemana-kemana. Asyik juga loh naik nih mobil. Full AC dan Full polusi....*meweg+ngakak*



@Yellow Finn Restaurant
Malam kedua dapat undangan makan malam dari Pak Konjen. Alhamdulillah, rejeki datang lagi. Ehehe...Makanan yang enak plus mangstap ala Philipines. Seabrek rek ! Belum kelar satu muncul lagi yang lain.


Susah menolak makanan dan beginilah akibatnya.*Nyeseltapiseneng*

@SID
Ini foto saat pelatihan mJENI....
Pengalaman pertama.*tercatatdalamsejarah*